andai saya aku memiliki sedikit keberanian untuk berkata
tentu aku dan kamu tidak berada di ujung sebuah dilema
bayangnya begitu nyata menghantui setiap detik yang ada
menyita waktuku untuk kamu yang kian sedikit tersisa
oh sungguh aku ingin berkata padanya
AKU TIDAK SUKA KEHADIRANNYA
sedetik pun aku tak pernah menyuka ia
entah mengapa aku tak tahu sebabnya
mungkin karena dogma - dogma atau apa, yang pasti aku tidak suka
tak pernah mau ia hadir, meski hanya berupa maya...
DIAM..
begitulah yang aku lakukan menjalani waktuku saat terpaksa harus bersinggungan dengan segala rupa tentang ia
andai saja dia mau tahu makna dan mengerti diamku padanya yang selama ini tercipta
aku tak berarti mengiyakan setiap yang ia pinta,
aku hanya takut melukai dan membuatnya kecewa..
itu saja, aku terlalu takut merusak suasana dan alur ketika ia bahagia
meski sebenarnya aku tak nyaman dan keberatan dengan kehadirannya
aku sungguh tidak suka..
ah tapi apa daya,
aku kalah pada apa yang disebut mereka dengan iba
mana mungkin aku tega berkata demikian padanya??
MAAF
maaf jikalau diamku padanya membuatmu penuh risau
maaf juga jika diamku menghantarmu pada kegundahan
maaf jika diamku penuh dengan ketidak pastian, menghadapkanmu pada keraguan..
aku dan kamu sama, kita tak pernah mengehendaki dia ada
salahku yang tak kuasa berkata padanya bahwa aku tidak suka dan tak akan pernah bisa menyuka padanya...
dan lagi lagi semua salahku yang berlakon DIAM
menginspirasi......
BalasHapus:)
Hapus