Senin, 14 Januari 2013

Menahan Rasa


Menahan rasa..

Itu yang selalu engkau lakukan, walau sebenarnya aku tahu engkau  pun enggan melakukannya tapi apa daya, ego mu juga logika mu membuatmu terpaksa menahannya
menahan rasa, menyembunyikannya agar semua tampak baik - baik saja...


Waktu aku senantiasa keras kepala akan apa mau ku, engkau mengiyakan dan tak pernah berkata tidak untuk setiap mau ku..

Kau senantiasa diam, begitu sedikit berkata
begitulah caramu melakukannya
menyayangiku, mengasihiku, memanjakanku
meski hanya dengan hal - hal yang sederhana...

Tanpa ingin aku tahu,
hampir setiap malam dan sampai terakhir aku pulang bulan lalu diusiaku yang sudah tak belia, ketika aku tidur engkau selalu datang melihat tidurku menyarungkan selimut ketubuhku...

Di bulan ramadhan saat aku sakit dan bersikeras berpuasa, dengan lembut engkau membujukku makan dan meneguk obat agar kelak dihari raya aku sembuh dan bisa bermain bersama teman - teman ku..

Saat aku asyik dengan buku - buku ku, kau akan menungguku selesai baru makan saat aku sudah duduk disampingmu...

Setiap kali berpergian kau pasti membawakan ku sesuatu sampai terkadang kau lupa akan dirimu, kau terkadang tidak makan dan membawa lapar serta dahagamu kembali kerumah..

Kala kau lelah, atau bahkan sakit, setiap kali ku tanya kau akan jawab "aku baik - baik saja"
kau berkata demikian setiap kali ku tanya, kau akan berkata berfokus saja dan hiduplah dengan baik...

Kau selalu berkata semua baik - baik saja, sampai hari ini kau tetap sama
kau masih melakukannya, kau tetep saja menahan rasa
tanpa kata....






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu, ^^..