aku akan menghentikannya sesaat, satu detik menuju masa lalu
menghapus segala tentang ia jauh dari hidupku juga kamu
menuliskan hanya cerita tentang aku dan kamu
aku dan kamu, cukup aku dan kamu..
waktu,
andai aku dapat menghentikannya tepat saat mata ku juga kamu beradu
terus bicara dan bercerita meski tanpa suara, berjalan bersamaan, juga ujung sepatu yang beberapa kali beradu..
waktu,
andai detik - detik itu tidak segera berlalu
rasa yang ada itu tidak akan jadi residu
lagi - lagi tentang waktu,
yang menjadikan antara aku dan kamu kini tercipta sebuah belenggu
jarak yang batasnya tak menentu dan ujungnya dimana aku tak tahu
waktu,
menghentikan segalanya, mengganti yakin kita dulu kini menjadi ragu - ragu
menjadikan tubuh ini batu sedang lidah berubah kelu
jejak yang sungguh pilu
waktu, telah mengkonversi rinduku padamu menjadikanya peluru yang membuatku tertunduk untuk melepas kamu...

dan bila kau masih memegang separuh waktumu
BalasHapusrindumu itu pun akan kujadikan separuh waktuku untukmu^^ #lgi belajar bikin puisi hehe
waktu, dan kita senantiasa bergulat dengan waktu :)
Hapus