kamu harus paham,
dalam cerita ini tak ada kata seandainya
semuanya nyata
tak perlu kamu meraba, atau sekedar menerka -nerka
aku, kamu, dia
lakon dalam cerita tanpa kesudahan ini
kamu harus tahu
dalam cerita ini tak ada pula kata mungkin
karena semua butuh kepastian
semua tercipta
tak perlu kamu salahkan atau sekedar bertanya mengapa
ini bukan tentang kata - kata
retorika
cerita drama
atau yang sejenisnya..
ini cerita tentang rasa
jiwa yang lemah ketika dihadapkan padanya
ini cerita tentang hati
raga yang ikut jatuh ketika ia tersakiti
ini sebuah cerita tentang luka
tak jelas sebabnya
dan tak ada penawarnya..
luka,
kamu juga dia boleh tertawa
tertawalah
semaumu
sepuas - puasnya
luka,
aku bertanya,
"mengapa Tuhan memilih aku untuk tempat luka itu ada??"
kamu jawab,
"aku kuat
aku bisa
aku lebih dewasa .."
kamu lupa??
"aku tetap anak kecil, aku tak sekuat itu, masih sering menangis, dan tak tahu apa yang aku mau"
detik berikutnya..
kamu berkata,
"seandainya bertemu aku lebih dahulu, seandainya..."
hei,
"cukup, berhenti disana..
jangan bicara seandainya"
lalu selanjutnya..
"sesak, sesak dihati ketika harus melihat,harus tahu, didepan matamu aku tersenyum dengan yang lainnya, aku tak peduli akan kamu, aku menyiksa kamu entah aku sadari atau tidak, cemburumu masih begitu besar"
kamu tahu,
"yakin aku tak peduli?? yakin aku acuhkan kamu??
ketika dekat kamu tanpa ku sadari tatap mataku tertuju pada kamu, ketika kehilangan kamu mataku akan mencari, menjelajah entah kemana mencari tahu keberadaan kamu, sedih rasanya tak dapat temani kamu, tapi apa daya?? aku harus bagaimana?? bukan kah kamu sudah mantap dengan pilihanmu?? lalu kenapa aku harus lagi peduli tentang kamu??"
rasa berujung luka
rasa melumpuhkan logika
aku tak dapat berpikir rasional karenanya
suka, sayang cinta
lalu berharap
semua jatuh tertuju pada kamu...
tapi yah inilah rasa,
inilah hati
tak dapat diterka...
cukup,
berhenti disana
jangan melangkah lagi
jangan berikan harapan itu lagi
ketika kamu memang tak bisa...
luka, yah sebut saja ini luka
biarkan tetap menganga
diam dan tetap menyimpan semua kenangannya
selamat bahagia..
terakhir,
aku akan sangat ingat apa yang terjadi pagi ini
maaf, melakukan hal yang tidak seharusnya...