kamu tidak harus percaya,
andai kamu tak mau dengar pun tak apa...
tanpa kamu yang perduli dan mau tahu pun aku akan terus bercerita
merangkai kata, frasa hingga membentuk sebuah prosa
aku akan tetap bermain dengan kata - kata
aku akan terus melanjutkan kerjaku yang telah terlanjur beretorika
terkadang apa yang terucap hanya seonggok sampah kata yang tak bermakna mau pun guna
kadang juga kalimat yang sulit untuk dicerna
atau sebait kata yang tak mampu diterjemahkan logika...
kamu tak harus tahu,
karena kamu tahu atau tidak sama saja bagiku
teringat saat langit biru beranjak menuju kelabu
hujan, juga kamu yang menatap bayang pelangi yang nampak ditengah situ
dudukmu - senyummu - ekspresimu yang lugu
lucu dan tampak kaku...
kamu tidak harus mengerti,
mungkin aku pribadi yang akan sangat sulit untuk kamu pahami
aku tak pernah tahu apa yang aku kehendaki
senyap juga gelap dua hal yang terkadang aku takuti
meski aku tidak pernah tahu alasannya secara pasti
bukankah aku sungguh tiada arti??
mungkin saja bagimu aku mati dan terbaring dalam peti
kamu lupa, bahwasanya peti itu bernama hati...
andai kamu tak mau dengar pun tak apa...
tanpa kamu yang perduli dan mau tahu pun aku akan terus bercerita
merangkai kata, frasa hingga membentuk sebuah prosa
aku akan tetap bermain dengan kata - kata
aku akan terus melanjutkan kerjaku yang telah terlanjur beretorika
terkadang apa yang terucap hanya seonggok sampah kata yang tak bermakna mau pun guna
kadang juga kalimat yang sulit untuk dicerna
atau sebait kata yang tak mampu diterjemahkan logika...
kamu tak harus tahu,
karena kamu tahu atau tidak sama saja bagiku
teringat saat langit biru beranjak menuju kelabu
hujan, juga kamu yang menatap bayang pelangi yang nampak ditengah situ
dudukmu - senyummu - ekspresimu yang lugu
lucu dan tampak kaku...
kamu tidak harus mengerti,
mungkin aku pribadi yang akan sangat sulit untuk kamu pahami
aku tak pernah tahu apa yang aku kehendaki
senyap juga gelap dua hal yang terkadang aku takuti
meski aku tidak pernah tahu alasannya secara pasti
bukankah aku sungguh tiada arti??
mungkin saja bagimu aku mati dan terbaring dalam peti
kamu lupa, bahwasanya peti itu bernama hati...
yang dalamnya kini berisi suka, cita dan cinta yang kian hari kian menjadi
sampai luka, risau, benci berlalu pergi tanpa ku izinkan sedetik pun menepi
kamu hadir dan mengisi ruang kosong dijiwaku terlalu cepat
proses ini berjalan dengan sangat singkat, secepat kilat
kini dalam hariku juga memoriku kamu begitu lekat
rasa dan harapan itu kini berubah menjadi begitu pekat
kamu kamu dan kamu
kamu kamu dan kamu
kenapa harus kamu??
bukankah banyak penghuni semesta ini??
kenapa aku harus bertemu kamu
wajah itu, mata yang teduh itu, tutur kata yang lembut itu
semuanya itu menghantar aku untuk tetap merindu kamu
ya, hanya kamu...
tatapan teduh itu, senyum itu, adalah caramu menjamuku
tersipu, lugu dan kaku
itu semua caramu...
menutup rapat semua jendela juga pintu yang ada dihatimu
menguncinya rapat, dan membiarkan aku tetap ada diberanda saja
menjelang harapan yang hanya berujung fatamorgana semata
karena disana kamu lebih dulu punyai dia, ah aku lupa namanya siapa
gadis yang cantik, pintar dan anggun mempesona
kamu, ya itu lah kamu
itulah caramu
kamu....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tinggalkan jejakmu, ^^..