Rabu, 23 April 2014

Aku Belajar




Aku belajar tentang sebuah kerelaan dari kamu yang melepas dia dengan seulas senyum yang begitu penuh kesejukkan.

Aku belajar tentang sebuah keikhlasan dari tatap matamu yang begitu teduh mengisyaratkan besarnya perasaanmu untuk dia namun tetap meninggalkan ia pergi meski itu bukan yang kamu inginkan.

Aku belajar tentang sebuah keyakinan, membebaskan ruang yang pernah sengaja kamu dan dia cipta bernama perasaan.

Aku belajar tentang kepercayaann pada cara kamu dan dia menghapus pertemuan yang pernah dijanjikan.

Aku belajar tentang rindu begitu besar, begitu kuat namun tak harus tersampaikan.

Selasa, 15 April 2014

Pertemuan


Aku bertemu kamu dipersimpangan jalan itu tahun lalu.
Kamu tahu pasti kala itu aku hanya seorang gadis kecil yang tak cantik, tak menarik apalagi lucu.
Satu yang ku punya, 'lugu' katamu.

Kamu menghampiriku, bertanya namaku, bercerita segala hal tentang dirimu tapi aku hanya bisu.
Kamu mendekatiku, duduk tepat disampingku,kesekian kalinya aku masih membatu.
Kamu tetap setia mencairkan kebekuanku, yang entah akan berakhir kapan, bahkan waktu pun mungkin tak tahu.

Sudah satu bulan sejak awal pertemuan itu.
Kamu masih tetap saja tak bosan menghampiriku, padahal aku hanya diam atas setiap katamu.
Aku mengacuhkan kamu, tak peduli akan hadirnya dirimu. Aku tak pernah menjawab tanyamu. Sudah yang kesekian, tapi aku tak menggubrisnya meski hanya satu.

Senin, 14 April 2014

Mensyukuri April



Selamat April
Kamu yang tatap matanya selalu teduh, yang suaranya selalu membuat jiwaku luruh bergegaslah pergi menjauh.

Selamat April
Lupakan bahwa kita pernah saling bertegur sapa, saling mengenal nama, saling berjumpa untuk bercerita segala hal dan entahlah, bersama di sebuah ruang hanya berdua dalam waktu yang lama.

Selamat April
Lupakan bahwa kita pernah dengan sengaja, penuh kerelaan menyisakan ruang kecil bernama perasaan yang kita janjikan untuk sebuah penantian yang entah sampai kapan waktunya.

Selamat April
Lupakan bahwa kita pernah menautkan dua keping hati, merajut kenangan dalam kehampaan yang menjelma bahagia seolah waktu tidak akan pernah berlalu pergi, akan tetap sama.

Selamat April
Kamu, lupakan saja cerita tentang kita, bukan aku tak mau lagi menunggu, bukan pula aku tak lagi percaya pada janji yang pernah kita ucap ditengah gelap malam bertabur bintang waktu itu.

Selamat April
Kamu dan aku sangat mungkin tak akan pernah menjadi kita.
Maka, belajarlah tentang kerelaan karena ia akan mengantar kita pada bahagia yang sebenarnya.
Kerelaan akan menuntun kita pada realita kebahagian yang tak selalu berakhir pada aku dan kamu menjadi kita , ia akan menunjukan jalan bahagia dengan caranya.

Selamat April, ikhlaslah.
Bukan karena kita tak lagi punya alasan untuk sesekali waktu bertegur sapa, dan mengatur jumpa lalu duduk berdua berlama-lama.
Bukan pula karena kita menyerah pada kehidupan yang tak lagi mengizinkan kita untuk saling menatap dikejauhan dan saling merindukan.

Selamat April
Selamat tinggal, selamat jalan. Terima kasih untuk setiap detik yang pernah kita jalani dalam kebersamaan, terima kasih pernah menyulap kehampaan menjadi bahagia meski untuk semantara waktu saja. Selamat jalan, lupakan aku segera tapi jangan lupa menjalani april dengan penuh kesyukuran. Mensyukuri april yang akan menuntun kita menuju sejatinya kebahagiaan.

Rabu, 09 April 2014

Aku Tak Akan



aku tak akan berharap kamu masih bersamaku, kini kita terpisah jauh

aku juga tak akan pernah memintamu menunggu

aku tak akan lagi melarangmu bertindak sesuka hatimu

aku tak akan lagi menatapmu dari kejauhan atau menatapmu dari pixel terbatas yang ku punya sesekali waktu

aku tak akan lagi menyimpan gambarmu, bahkan sekedar dimemoriku

aku tak akan lagi bicara padamu, meski hanya sekedar bertanya kabar seperti dulu

aku juga tak akan lagi meminta angin untuk sekedar menyapamu, menyampaikan rinduku padamu

aku tak akan lagi biarkan diri ini terjerat lagi dalam ilusi hampa tentangmu

April


April
Biarkan tetap menjadi sebuah keyakinan

April
Biarkan tetap menjadi sebuah perjalanan

April
Biarkan tetap menjadi sebuah percarian

April
Biarkan tetap menjadi sebuah pembelajaran

April
Biarkan tetap menjadi sebuah penantian

April
Biarkan tetap menjadi  kerinduan

April
Biarkan tetap menjadi sebuah harapan

April
Biarkan.....


Selasa, 08 April 2014

ITU KAMU?



itu kamu?
yang matanya pernah aku tatap begitu lekat?
yang padanya hatiku pernah tertambat?
yang tanpanya jiwaku didera kerinduan begitu hebat?

itu kamu?
yang  menemaniku berjalan dikegelapan malam, pekat?
yang pernah tangannya aku pegang dan genggam begitu erat?