Biar saja aku lelap tertidur, atau mungkin juga keras mendengkur. Biar saja aku melakukannya. Jangan pernah coba bangunkan aku dari tidur panjangku.
Kau tahu??
Terkadang aku ingin menjadi ia si putri tidur. Yang dalam penantiannya tidak harus merasa apa itu cemas, apa itu khawatir, apa itu sepi, resah, atau sedikit kegetiran di jiwa ketika tak ada surat atau sekedar kabar burung tentang kamu.
Desember telah berlalu. Sudah berapa tahun sejak awal aku mengenal kamu.
Aku dan kamu yang mengenal ketika lugu. Lalu saling bertemu meski malu - malu. Lalu diakhiri dengan cerita tentang ragu - ragu.
Desember. Ku harap ia tidak pernah berlalu. Satu hal yang aku takut ketika Desember berlalu, maka aku juga harus melepas kamu.
Dan desember itu pun kini telah berlalu. Kamu telah ikut bersamanya meninggalkan sejuta pilu. Meninggalkan semacam kenangan indah namun terasa pahit bak empedu.
Desember telah berlalu. Begitu juga dengan kamu.
Kamu berlalu. Aku mengantarmu dengan sejuta kebisuan, dengan rasa yang membeku juga raga yang seketika membatu.

jika ku tinggalkan jejakku, kutakut rusak laptopku...:D
BalasHapus:D
Hapus