Sabtu, 22 Juni 2013

Ilusi Waktu


layaknya senja setia mengantar hari pada gelapnya malam, 
boleh aku tetap disini menanti kamu dalam diam?

aku paham
boleh jadi kamu sudah geram
dan perasaan itu perlahan karam

tak masalah, aku bahagia meski kini cahaya matamu temaram
atau mungkin bara di jiwa mu pun kini padam

tak masalah, 
karena...

pada cahaya mata itu aku pernah berkaca
pada pundak itu aku pernah bersandar
pada jemari itu mimpiku pernah begitu dekat

aku tak mungkin membenci

kamu boleh pergi, kemana pun, dengan siapa pun
kamu boleh melakukannya, sesukamu

tak perlu pikirkan tentang aku
aku bahagia memutar kembali detik - detik saat senyum itu merekah diwajahmu
suara itu begitu lembut mengantar lelap tidurku 
atau sekedar pesanmu disetiap hariku, "dulu"

aku suka, mengulang apa yang pernah aku rekam dan simpan dimemoriku
karena dengan begitu aku tetap selalu dekat dengan kamu, meski hanya dalam ilusi waktu...



4 komentar:

  1. Maaf ebby :-)
    Hanya sekedar saran...
    Mungkin ketika blm bisa lupa... Bukan karna rasa sayang itu ada dan besar..
    Tapi rasa sayang itu juga bisa tertu2p dg kebencian....
    Ketika tersakiti dg orang yg qt sayang...
    Bukan qt tak bisa melupanya...
    Karna boleh jadi qt mash membencinya...
    Mengapa dia menyakiti kita???
    Disinilah, mungkin terkadang terfikir dalam benak,
    mengapa rasa yg dititipkanNYA sangat besar?
    Siapa dia sehingga Alloh memberiku rasa yg begtu hebat?

    Jadi begini srannya....
    Ikhlaskan... Dan maafkan dia dari hati yg paling dalam...
    Mungkin itu sulit...
    Tapi itu akan membntu membwa segala rasa...
    Yg bisa membuat hati qt netral kembali,
    tanpa harapan untk nya,
    tanpa kesedihan,
    yg ada hanya kebahagiaan....
    Dan masa depan...
    Sulit memang tapi
    Semangat
    dan selamat mencoba

    BalasHapus
    Balasan
    1. insya'Allah tidak akan lupa, diambil hikmahnya, yakin ini yang terbaik :)
      dan untuk masalah hati, tenang, ada Allah yang jaga,ada Allah tempat bersandar...
      sekarang keadaannya berbeda, mungkin ini balasnya dari Allah untuk ebby yang beku dan begitu dinginnya dahulu ndak pernah peduli pada perasaan seseorang yang menyayangi ebby :)
      dan insya'Allah akan bahagia akan takdir Nya, ndak sulit kok membunuh harapan itu ketika Allah janji ganti dengan yang lebih baik...
      kenapa harus bersedih, ^^

      Hapus
  2. siip....
    iyu baru ebby yang ichan kenal...
    Alloh maha tahu apa yang dibutuhkan hambanya....
    makasih sudah mau mengerti...
    semoga selalu bahagia ,,,

    BalasHapus

tinggalkan jejakmu, ^^..